Tujuh Bulan Nawaz Nurani Naka

Tanpa terasa kita telah meninggalkan tahun 2009 dan memasuki tahun 2010 yang menurut hongshui China yakni tahun Macan. Tentu Tahun baru memunculkan resolusi dan harapan baru. Musim Hujan sudah mulai tiba, walaupun yang terjadi di sumbawa tergolong telat. Di saat belahan Nusantara lain terjadi banjir di mana-mana. Tapi di desa Sebeok hujan masih turun kadang-kadang. Seiring Rinai hujan, bertambah pula usia Nawaz Nurani Naka ( Aya). Tanggal 20 Januari 2010. genap berumur Tujuh  ( 7 ) bulan.

Tentu dalam kurun usia enam ( 6) bulan menuju usia tujuh (7 ) bulan,makin banyak kepandaian yang  dikuasai Aya. Secara motorik, dia makin lihai dalam Tengkurap kemudian membalik kemudian tengkurap lagi ( berguling-guling ). Hampir disetiap kesempatan bermain, ia selalu berguling- guling sehingga terkadang kalau tidak diawasi , tahu-tahu sudah di bibir kasur hampir jatuh. Hingga mengharuskan kami untuk melakukan tindakan preventif dengan memasang “benteng “ dari bantal disekelilingnya. Ketrampilannya tersebut , menggantikan ketrampilan sebelumnya yakni  tidur memutarnya. Selain itu, ada kebiasaan baru yaitu di saat mandi , Aya sudah mulai bermain Air dengan menepuk-nepuk air di “kolam renang-nya”.seperti pepatah “mendulang air tepercik muka sendiri”. Aktivitas tersebut yang bikin dia asyik dan enjoy kalau mandi. Seiring pertumbuhannya, kami mulai membelikan Baby walker untuk melatih syaraf kakinya sebelum belajar berjalan. Di awal perkenalannya dengan baby walker, Aya sempat takut hingga menangis. Tapi dengan sabar kami terus mengenalkan hingga saat ini dia sudah enjoy bermain baby Walker. Ia bahkan sudah bisa menggerakkan walau masih sebatas gerakan  mundur . sedikit banyak kegemarannya ini agak “meringankan” beban orang tuanya. Tidak menggendong kemana-mana karena berat badannya makin berat aja. Aktivitas makan juga dijalaninya sambil “mengendarai” baby walkernya. Alhamdulilah , ketrampilan menggenggam barang-barang pun makin fasih. Bahkan HP yang kami taruh di baby walkernya sempat diangkat dan dibanting. Saat ini, aya makin lahap menyantap jatah makannya. Sudah mengerti kalau disuruh buka mulut sendiri dibandingkan saat awal-awal makan yang harus dipaksa buka mulut untuk memasukkan makanan.

Dua buah gigi telah makin kentara menghiasi mulut mungilnya. Ada cerita orang-orang lama , katanya kalau awal tumbuh gigi bisa bikin demam badan namun aya tidak mengalaminya. Namun pada tanggal 13 Januari 2010 ( bareng ama ulang tahun ke 32 HIMAPALA UNESA)  kami dikejutkan tiba-tiba Aya mengalami Demam pada siang hari padahal pagi harinya masih asyik main –main dan tidak apa-apa. Sebagai pasangan muda yang kurang pengalaman tentu saja kami sempat kuwatir. Kami periksakan ke dokter teman sekantor ibunya dan diminumin parasetamol. Namun malamnya kami cek dengan thermometer suhu badannya mencapai 40 derajat celcius. Hingga sempat terlintas pikiran kalau pagi hari panasnya tidak turun kami akan membawanya turun ke kota Sumbawa yang notabene masih sekitar 70 Km dari tempat tinggal kami. Alhamdulilah pagi harinya suhu badannya turun dan dia mulai aktif kembali. Namun tgl 16 Januari malam, dia demam kembali disertai bintik-bintik merah pada sekujur badan,tangan dan muka.malah bikin tidak bisa tidur orang tuanya. Bidadari kecilku itu tidurnya gelisah. Sebentar-sebentar bangun. Hingga tiada pilihan lain kecuali ngajak turun ke kota untuk periksa ke dokter spesialis anak.hasil diagnosa dokter menjelaskan bahwa aya terkena penyakit istilah jawanya “gabaken atau damblaken” dan menurut istilah sumbawa yakni “ bal”.Secara psikologis kami juga mulai menyiapkan Aya untuk tidak terlalu bergantung pada ibunya , agar kalau di tinggal kerja tidak rewel. Ia biasa bermain-main sama bapaknya dirumah, bahkan tidurpun di gendongan bapaknya. Ibunya pulang hanya untuk ngasih Asi karena sampai saat ini masih Asi Ekslusif. Walau jarak puskesmas dan rumah dinas hanya “sepelemparan batu”.

Aya bagi kami adalah pelita yang menerangi hidup kami berdua, tawa dan candanya ibarat oase di padang pasir. Tangisnya bagaikan  suara Adzan sebagai pengingat untuk selalu bersyukur pada Allah SWT. Maka amatlah miris mendengar banyak bayi di buang orang tuanya bahkan maraknya penculikan anak di kota besar. Memang kenikmatan mengasuh anak baru akan muncul kalau kita menjalananinya dengan tulus dan ikhlas. Semoga kita tetap terus menjadi orang yang tulus dan ikhlas..amiennn

Nawaz – KhanZA ( NA-ZA) Calon bupati dan calon wabup Tuban 2046 – 2051 ..Mengapa Tidak?

Era reformasi telah membuka kran demokrasi menjadi kian aspiratif. Tidak ada lagi hegemoni kekuasaan absolute dari tirani minoritas maupun kekuasaan mayoritas. Kesempatan politik tiap warga Negara terbuka untuk mengaktualisasikan diri dalam kancah perpolitikan Indonesia. Salah satu dari imbas tersebut yakni dalam hal pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada) yang tidak lagi melalui anggota DPRD tetapi melainkan melalui pemilihan langsung.Disaat masyarakat Muak dengan segala tingkah laku Politisi yang berebut kekuasaan dengan cara yang tidak etis, vulgar serta tidak pro Rakyat, maka dibutuhkan calon alternatif yang aspiratif serta mengusung nilai-nilai untuk kemajuan daerah.
Tuban ialah sebuah daerah yang terletak di pesisir pantai utara (pantura) Jawa. Salah satu kabupaten di jawa timur yang memiliki kekayaan sumber daya alam melimpah. Kekayaan batuan kars ( kapur) nya menjadi daya tarik bagi perusahaan Semen untuk membuka pabrik di sini. Kandungan minyaknya kian membuat Tuban menjadi salah satu kota industri yang tentu saja ada dampak positif dan negatifnya. Tuban sudah di kenal sejak jaman majapahit dengan mendaratnya tentara Kubilai Khan yang menyerang Kerajaan Kediri.dikota ini pula lahirlah Tokoh –Tokoh yang tidak diragukan lagi ketokohannya. Siapa tidak kenal Sunan Bonang, siapa tak keder mendengar Ronggolawe, siapa tak segan dengan nama Brandal Lokajaya ( Sunan Kalijaga). Memang muncul juga berbagai julukan yang kontradiksi diberikan pada kota ini. Ada yang menyebut kota Tuak yang identik dengan hal minor. Juga banyak yang menyebut kota Wali karena keberadaan Sunan Bonang dan Sunan Kalijogo. Serta tak sedikit yang menyebut Tuban kota seribu Goa karena kondisi alamnya penuh dengan perbukitan kapur. Dari sekian banyak Potensi yang dimiliki , tentunya kalau dikelola secara maksimal dengan didorong demi kesejahteraan rakyat serta dilandasi dengan penuh tanggung jawab maka Kota Tuban pasti akan Menjadi Kota Metropolitan . Meninggalkan Tetangga- tetangganya yakni lamongan dan Bojonegoro yang kian hari berpacu untuk membangun Kotanya.
Percepatan pembangunan tidaklah lepas dari peran dari para pengambil kebijakan. Dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati memiliki peran Strategis untuk mewujudkan kondisi masyarakat yang kian sejahtera. Maka kemunculan pasangan srikandi mencoba mewujudkan tujuan tersebut. Ada harapan untuk Calon bupati Tuban 2046-2051 adalah pasangan Nawaz-KhanZA ( NA-ZA) sebagai pembaharu dan membawa semangat mengabdi. Calon Bupati Nawaz Nurani Naka ialah putri Pasangan Nasrudi Naka – drg. Nunik amzyana di lahirkan di Mataram 20 Juni 2009 walaupun tidak lahir di Tuban, dalam tubuhnya mengalir darah Tuban dari bapaknya. Kerasnya perantauan membentuk karakternya menjadi sosok wanita yang tangguh, tanggap dan tanggon. Kemampuannya makin terasah dengan sepak terjangnya dalam dunia kegiatan pendampingan masyarakat yang digelutinya selama ini. Dari pergaulannya dia mampu menyerap keinginan dan harapan dari kaum grass root. Keinginan kuat untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat serta meningkatkan daya saing Kota Tuban membulatkan tekadnya mencalonkan calon Bupati. Sedangkan KhanZA adalah tokoh wanita Muda yang di lahirkan dan dibesarkan di antara hiruk pikuk ibukota Jakarta. Terlahir Dari pasangan Poros pantai Utara – pantai Selatan Jawa, Zen Teguh SH. – Wiwin winarti SH. Daya Kritisnya mewarisi dari sosok bapaknya yang merupakan seorang Redaktur Sebuah harian terkemuka terbitan Jakarta. Kepribadiannya terbentuk Setelah malang melintang dalam dunia aktivis .rekam jejaknya dalam organisasi kemahasiswaan dan organisasi kemasyarakatan menambah modal pengetauannya. Latar belakang orang tua yang merupakan Praktisi Pers dan hukum menguatkan langkahnya. Cita-Cita dan harapan Orang tuanya yang menginginkannya kembali dan berjuang untuk kampung halaman bapaknya lah yang mengantarkannya berkoalisi dengan Nawaz Nurani mencalonkan jadi Wakil Bupati. Persahabatan antar kedua orang tua , Visi misi serta cita-cita mulia menjadi benang merah menyatukan mereka
Latar belakang sejarah dan keyakinan kemampuan di topang dengan basis dukungan dari “ Wong alit ” menjadi modal dalam persaingan Pilkada mendatang. Dan tidak ada alasan untuk tidak memilih pasangan ini. Hidup NA-ZA..! harapan untuk mengembalikan kejayaan Tuban kami bebankan di pundakmu..pantang mundur walau riak dan badai menghadang. Maka menjadi cabup – CAWabup Tuban 2046-2051 Siapa takut….??????????????

Enam Bulan Nawaz Nurani Naka

Berbicara tentang perkembangan Aya, tentu tiada habisnya. Karena tiap harinya selalu ada hal baru yang muncul. Tanggal 20 Desember 2009 genap berusia 6 bulan. Dalam rentang waktu mulai umur 5 bulan menuju 6 bulan bermacam cerita yang muncul.
Menginjak usia enam (6) bulan Aya tumbuh kembangnya secara umum tergolong normal. Ini terlihat dari “ketrampilan” yang telah dikuasainya selama ini. Saat ini Aya sudah lebih sering “pidato” dengan suara keras. aktivitas ini dilakukan kalau dia sudah ngantuk mau tidur , kemudian dia sudah bisa meraih benda yang ada di dekatnya..ketika tangan bapaknya coba dijulurkan didepannya dia segera meraihnya lalu mencoba mengulumnya..Aya juga sudah tahu dan mulai mengenal namanya sendiri. Ini terlihat saat di panggil dari kejauhan , Aya akan menoleh mencari sumber suara. Diakhir 5 bulan , aya giat sekali tengkurap dan balik sendiri. Ketika tidur kalau tidak di control, terkadang dia tengkurap sendiri tetap dengan mata terpejam. Ini yang mengharuskan kami untuk selalu mengontrol diwaktu ia tidur. Selalu Menata kembali posisi tidurnya. Keahliannya “berputar” membuat posisi tidurnya bisa berubah 180 derajat. Ini sudah sesuai dengan ciri-ciri kepandaian bayi yang tercantum pada buku Kesehatan Ibu dan Anak Departemen kesehatan 2008. Perkembangan motorik yang lain ,yakni aya sudah mulai belajar duduk.di waktu santai setelah capek bermain sendiri, Aya sangat enjoy ketika duduk sambil dipangku oleh bapak – ibu nya. Hal ini selaras dengan penjelasan Hurlock (1997) tentang urutan perkembangan motorik bayi dalam usia 5 bulan . yaitu mulai belajar duduk dengan bantuan. Yang menggembirakan lagi , Aya sudah mulai akan tumbuh giginya. Dua buah Bakal giginya sudah mulai kelihatan terletak pada gigi bawahnya.

Selain perkembangan fisiknya, kami juga memperhatikan perkembangan emosi serta perkembangan sosialnya. Sebab kami memandang hal itu bisa mempengaruhi masa dewasanya. Pengalaman masa kecilnya akan banyak membentuk karakternya kelak. Kasih sayang kedua orang tuanya selalu terlimpahkan untuk buah hati kami tercinta. Menurut literature yang kami baca mengatakan “ perkembangan emosi anak pada tahun pertama merupakan hal penting dan rawan.Orangtua harus menyadari kualitas hubungan dan sikap kasih sayang pada masa ini. Bila kebutuhan emosionalnya terpenuhi secara seimbang , anak akan berkembang menjadi individu yang bahagia dan diharapkan dapat mewujudkan potensinya secara optimal. Anak yang mendapatkan kehangatan perasaan, rasa persahabatan, dan simpati (afeksi) dari kedua orangtuanya, tidak akan mengalami hambatan dalam mengekspresikan kasih sayang.” Itu pula yang mendasari kami untuk selalu mengajak bermain bersama orangtuanya, menikmati waktu dengan mengajak berjalan-jalan bersama. Curahan kasih sayang kami diharapkan membangun keteguhan dan kedamaian hati Aya. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kurangnya afeksi pada masa bayi dan anak dapat membahayakan perkembangan. Gangguan tersebut dapat berupa terhambatnya perkembangan fisik, keterlambatan perkembangan motorik, gagap , sulit mempelajari cara membina hubungan dengan orang lain, sering tampak agresif dan nakal,kurang minat terhadap orang lain, menarik diri, egois, penuntut, dan pada taraf berat dapat menyebabkan gangguan jiwa.
Untuk menunjang perkembangan emosi, tidak kalah pentingnya yaitu perkembangan sosialnya. Saat kami turun ke kota sumbawa besar, kami lebih banyak menginap di hotel mekarsari, dan kebetulan disekitar hotel ada 2 anak sebayanya. Jadi kalau sore ngumpul layaknya “posyandu” bayangan. Serta sesekali aya ikut ibunya ke puskesmas. Disana aya bisa jadi rebutan staf puskesmas yang gemas melihatnya. Itulah salah satu cara agar aya berinteraksi dengan banyak orang. Baik dengan anak sebayanya maupun dengan teman-teman ibunya. kelak kami harapkan agar aya bisa cepat bersosialisasi dan menjadi anak supel.
Merawat bayi memang gampang-gampang susah, kita harus berhati-hati memperlakukannya. Ibarat kertas, bayi adalah kertas kosong. Tinggal bagaimana kita akan mewarnainya. Bayi juga laksana kaset kosong yang akan merekam segala hal yang dilihat dan didengarnya. Namun dengan niat dan keyakinan , Insa Allah kita akan bisa membentuk anak seperti yang kita harapkan. Aminnnn…!!!

Updated about 3 weeks ago · Comment ·

Sinyo Gtt Sis S

Sinyo Gtt Sis S

Aduh anakmu lucune kac…ojok di ajari ngomong ” minta mama baru lho kac “
January 17 at 2:37pm ·
Emma Trianah

Emma Trianah

go aya gooo…..semoga cepat lulus pelajaran duduknya, n segera melanjutkan ke tahap berikutnya…jangan menyerah…semangat2 ^_^
January 17 at 3:15pm ·

Nia Fatmawati

Nia Fatmawati

mas anaknya gemes…imut….tembem… jadi pengen gendong….

February 5 at 10:50am ·

Lima Bulan Nawaz Nurani Naka

Hari yang bergulir seiring rotasi bumi menjadikan waktu terus melaju meninggalkan cerita dan riwayat. Tiada yang abadi kecuali perubahan. Begitu juga dengan pertumbuhan serta perkembangan putri kesayangan kami Nawaz Nurani Naka ( Aya ). Tanggal 20 November 2009, Aya genap menginjak usia lima ( 5 ) Bulan. Perkembangan dalam rentang umur empat ( 4) bulan menuju lima ( 5) bulan ini banyak sekali peristiwa yang mewarnai.
Secara fisik aya dalam usia 5 bulan tergolong gemuk, saat di timbang tanggal 12 November 2009 seberat 7,1 Kg, walau menurut Suhardjo (1989), itu termasuk normal. Sebab menurutnya, bayi yang cukup mendapatkan makanan dan bebas infeksi akan mencapai pertumbuhan optimal pada bulan-bulan pertama. Pada bulan ke-5 berat badan bayi akan mencapai sekitar dua kali dari berat badan lahir. Sedangkan Aya waktu lahir berat badannya 3,7 Kg. yang berarti berat idealnya waktu umur 5 bulan adalah 7,4 Kg. Sedangkan perkembangan sosialnya, aya sudah mulai mau digendong sama siapa saja yang mendekati,dan mulai bereaksi terhadap mimik muka serta suara yang ramah atau marah . sewaktu di lombok, Aya kalau mendengar suara –suara orang bicara keras , dia menangis mungkin dianggapnya suara orang marah.
Hari-hari kemarin adalah hari-hari yang melelahkan bagi aya, ada banyak acara yang harus di ikuti ibunya yang otomatis aya pun ikut serta. Akhir oktober neneknya di lombok mau berangkat haji, mau tidak mau harus “mudik “ ke lombok. Kemudian ditambah acara “seremonial” dan tradisi “tradisional” yang mengiringi keberangkatan haji neneknya bikin aya capek . Hingga entah saking capeknya atau sebab lain. Aya mencret. Hal itu yang bikin kami harus membawa nya periksa ke rumah sakit di Mataram, namun diagnosa dokter mengatakan kondisi tubuhnya normal. Di tambah lagi tidak ada muntah serta nafsu minum asinya juga masih tinggi. Pedyalite akhirnya menjadi pilihan kami untuk mengganti cairan tubuhnya.Padahal saat itu kami besoknya harus balik ke sumbawa. Dengan rasa was-was kami tetap balik ke sumbawa karena ada agenda yang harus dilakukan ibunya. Sesampainya di Sumbawa besar frekuensi mencretnya tidak berkurang, saat Kami mau membawa ke dokter anak namun tidak jadi , sebab kebetulan dokter anak ini yang merupakan dokter anak satu-satunya di Sumbawa lagi pulang ke jawa..setelah berkonsultasi dengan teman-teman dokter maka kami meminumkan obat Zinkid. Karena tugas , mau tidak mau kami harus balik “ naik gunung “ kembali ke Sebeok. Selama di Sebeok aya tetap aja mencret..namun ada orang bilang yang agak sedikit melegakan. Katanya mungkin dia mencret disebabkan akan ada fase perkembangan nya yang akan mulai tumbuh…mungkin karena aya mulai bisa menegakkan kepala kali yach…Namun yang agak aneh , saat kami turun lagi ke kota , kami periksakan aya ke dokter anak , lalu setelah pulang dari dokter anak , kami belum sempat meminumkan obatnya,..ndilalah kok sudah berhenti mencretnya…beraknya normal secara kuantitas dan bentuknya….
Dalam budaya masyarakat, ada mitos bahwa bayi harus di gundul biar tidak mudah sakit serta rambutnya akan tumbuh lebih subur. Melihat lebatnya rambut aya sebenarnya sayang sekali kalau harus di cukur gundul. Namun demi menghormati budaya yang berkembang serta memberikan nuansa yang baru pada penampilan aya, ibunya mencukur sendiri rambut aya pada tanggal 29 Oktober 2009 . menghabiskan gilette goal ampe 4 buah. Ternyata setelah di cukur, aya tetap manis dan GUNAWAN ( gundul tapi menawan). Salah satu perkembangan aya yang mengalami perlambatan adalah kepala nya yang belum kokoh tegak. Menurut orang – Orang lama ( baca ; Tua) ada terapi yang bisa di berikan biar kepala bayi cepat tegak dan saraf – saraf motoriknya cepat berkembang, yakni dengan cara dimandikan air dingin serta di tepuk-tepuk pada lehernya. Namun entah itu sugesti atau memang ilmu”linuwih” , ternyata cara itu cukup manjur untuk cepat mengokohkan leher Si Aya.
Ada dua waktu yang membikin hati kami orang tua aya sedikit sedih bagai teriris – iris . yakni saat aya dalam kondisi mencret dan saat Habis Imunisasi DPT 3. pertama, Aya selama ini adalah gadis periang dan “ super aktif serta akrobatif ” namun saat mencret dia lemah , loyo dan tidak ada tenaga. Melihat pandangannya yang sayu , serta tingkahnya tidak seakrobatik biasanya walau senyumnya masih terkembang seolah mencoba menenangkan hati kedua orang tuanya..namun ngenes rasanya melihat semua itu. Kedua, sewaktu habis Imunisasi DPT 3, pagi di imunisasi , siang dan sorenya masih belum terasa efek sampingnya. Ia masih seperti biasanya , aktif dan ceria. Namun saat malam , efek samping imunisasi mulai terasa yang bikin tidurnya tidak nyenyak serta kepala gundulnya terasa bagai bara . itu berlangsung sampai pagi. Setelah pagi diminumin lagi sanmol drop, aya bisa tidur lama dari jam 9 pagi , bangun – bangun jam 4 sore. Alhamdulilah setelah bangun binar keceriaan terpancar kembali dari kedua bola matanya yang bikin lega .
ada kado istimewa dalam usia 5 bulan aya saat ini,yaitu dengan lulusnya ibunya da;am tes cpns di sumbawa ..

Usia lima bulan berarti sudah memasuki hampir setengah tahun, bayi sudah bisa mulai belajar makan. Dengan makanan yang halus dan minuman dari jus buah sebagai makanan pendamping Asi ( MP Asi). Setelah ini , tentu saluran pencernaan Aya pun akan belajar merasakan kelembutan asupan gizi tambahan. Cepatlah Besar Anakku..doa kami di nadimu….teruslah buat orang tuamu tersenyum dengan kelucuan-kelucuanmu.

20 November 2009

aya GUNAWAN ( Gundul Tapi Menawan)

Written about 3 months ago · Comment ·

Emma Trianah

Emma Trianah

bentar lagi belajar makan ya dedek aya….tp inget jangan semua2 yg dipegang dimakan jg,hayo kl sakit nanti ayah bunda sedih….semoga selalu jd anak yg ceria ya sayang..^_^
November 20, 2009 at 4:37pm ·
Sutiana Supi

Sutiana Supi

Begitulah bayi… Syifa juga mencret 6 hari ini.alhamdulillah sejak semalam dia udah baikan.selamat buat aya&bundanya!moga aya jadi penyejuk hatibuat kalian bdua.
November 20, 2009 at 6:24pm ·
Muhammad Sholihuddin

Muhammad Sholihuddin

5 bulan ya.. bener2 dah jadi si Bolang, cpet gede aya
November 20, 2009 at 9:29pm ·
Quzna Imoet

Quzna Imoet

aduh lucune ponakanQ…….Ojo’ nakal zo de’……,,,
November 20, 2009 at 10:29pm ·
Zen Teguh

Zen Teguh

Opo wayahe nambah manehh….??????
November 21, 2009 at 1:33am ·
Puspita Ayuningtyas

Puspita Ayuningtyas

Owww….owww….adekq yg ndut…
Moga sehat truz,tmbh lucu,klak jd anak yg berguna,n slalu jd pelipur lara bwt kdua ortunya dlm bjuang mnuju ksuksesan..amin…
Aya…Ndut…ndut…ndut…cium dL ya…muuuach….
November 21, 2009 at 7:15am ·

Dompu Noerlaela Wahida

Dompu Noerlaela Wahida

hehehehehe…..aya aya

November 22, 2009 at 8:22am ·

empat bulan Nawaz Nurani Naka

Hari – hari yang kami lewati bergulir terasa cepat. Entah karena kami menikmati atau rotasi bumi yang begitu cepat. Sang buah hati kami,tanggal 20 Oktober 2009 Aya genap berusia 4 Bulan. Berbarengan dengan agenda nasional pelantikan Presiden dan Wakil Presiden NKRI. Banyak moment penting yang jatuh tiap tanggal 20 yang berarti berbarengan dengan pertumbuhan dan perkembangan aya.semoga aya kelak pun bisa menjadi orang “ penting”
Aya pun makin hari makin “cerewet “ aja. Tiap hari kalau sedang bermain- main sendiri atau sedang bersama orang tuanya , Aya mulai sering ngoceh…entah ini karena orang tuanya yang sering ngajak ngomong, atau karena sering mendengar suara – suara yang sering kami perdengarkan. Kami memang berusaha selalu ngajak ngomong,bercerita atau bersenandung ringan. Banyak literature yang mengatakan perkembangan kecerdasan bisa dirangsang oleh suara musik klasik..literatur itu muncul mungkin saja karena yang melakukan penelitian adalah orang-orang barat. Kalau kami lebih cenderung untuk lebih sering memperdengarkan suara- suara orang ngaji dan suara sholawat Nabi. Lantunan ayat-ayat suci Al-Quran suara dari shaikh Mishary Rashid al-Afas dan sholawat Nabi dengan iringan musik kyai kanjeng dan suara Emha Ainun Nadjib selalu kami putar mengantar tidur dan menemani Aya saat bermain. walau agak nyeleneh , Kami berharap aya tidak sekedar cerdas tetapi menjadi kapitalis dan liberalis melainkan memiliki “ otak Islami “ yang mengkedepankan hati nurani.
Saat Aya sudah mulai memasuki usia 4 bulan, ada hal yang merisaukan hati kami yakni sampai sekarang Aya belum bisa tengkurap..padahal ada anak yang seusianya umur 2,5 bulan sudah bisa tengkurap. Saat di tengkurapkan, dia terkesan malas mengangkat kepalanya…padahal ketika di dudukkan dia bisa mengangkat kepalanya. Kegemukan dan tembemnya pipinya sedikit banyak menjadi salah satu faktornya. Ada kebiasaan baru yang muncul pada diri aya saat ini. Walau belum bisa tengkurap,ia sekarang mulai kurang nyaman digendong dengan cara tidur . mungkin sudah merasa besar , ia lebih suka digendong dengan cara posisi duduk.ada perlambatan salah satu bagian perkembangan aya tidak menyurutkan kami untuk sering melatihnya untuk mengejar ketertinggalannya diantara fase tumbuh kembangnya.
Semua hal kami lakukan untuk mengawal masa tumbuh kembang buah hati kami sebagai tanggung jawab atas titipan Allah S.W.T . dengan senang hati . Semoga kami selalu bisa menjaga amanah ini…

Updated about 4 months ago · Comment ·

Naka Banget

Naka Banget

sutiana supi..sudah aq add suamimu..suruh segera di confirm bu….
fatin…itulah kebahagian seorang bapak…
October 20, 2009 at 12:24pm ·
Sutiana Supi

Sutiana Supi

Ok… Ciumkan aya,pingin kucubit pipinya!
October 20, 2009 at 12:32pm ·
Rachman Amril

Rachman Amril

iiih lucu pipinya chabi bgt…
October 20, 2009 at 12:45pm ·
Emma Trianah

Emma Trianah

aya lucu,4 bulan masuk fase tengkurap.bentar lagi masuk ke fase oral,waahh apa aja bakal dimasukkan ke mulutnya….
October 20, 2009 at 6:02pm ·
Fatin Hamamah Ahmadi

Fatin Hamamah Ahmadi

Bgs ya sy sngt bangga pnya tman yg pnh prhtian sm klrg,smg aya menjd ank yg sholehah
October 20, 2009 at 7:38pm ·
Dompu Noerlaela Wahida

Dompu Noerlaela Wahida

met berbahagia……………
October 20, 2009 at 11:16pm ·
Ike Risriyaningrum

Ike Risriyaningrum

semoga sehat selaku buat aya sekeluarga…
sing manut karo bapak’e yo nduk…….
October 20, 2009 at 11:17pm ·
Aguspedet Pedet

Aguspedet Pedet

yo wis arek’e njaluk adik
October 20, 2009 at 11:45pm ·
Muhammad Sholihuddin

Muhammad Sholihuddin

cpet gede ya ya..,
October 20, 2009 at 11:53pm ·

Tiga bulan Nawaz Nurani Naka

26 September 2009

Gema takbir berkumandang begitu syahdu. Menandakan berakhirnya bulan ramadhan berganti dengan hari kemenangan umat Islam . Hari raya Idul Fitri 1430 H. berduyun-duyun Umat Muslim menuju mesjid untuk melaksanakan sholat idul fitri. Hari itu adalah hari minggu 20 September 2009. hari ini sekaligus menandai tepat 3 (tiga) bulan Usia buah hati kami Nawaz Nurani Naka ( Aya). Hari yang sangat mulia dan sangat bersejarah.
Di usia 3 bulan ini , Aya melewatkannya sambil merayakan lebaran di kampung halaman ibunya di desa Kilang kecamatan Montong gading Lombok Timur. Kedatangan Aya memberikan warna baru di rumah kakek-neneknya. Sebab selama ini mereka hanya tinggal berdua saja . aya menjadi hiburan bagi kakek neneknya karena aya cucu pertama bagi mereka. Aya juga sudah Bisa di perkenalkan pada keluarga besar dari ibunya. Aktivitas ziarah Kubur dan silaturahmi ke saudara pun ikut dilakoninya sebagai pengejewantahan dari sebuah hubungan dengan Allah dan hubungan dengan sesama manusia. Alhamdulilah, Aya makin besar dan sudah mulai mengenali kedua orang tuanya. Tetapi Hal ini kadang agak merepotkan juga, sebab aya tidak mau di gendong selain oleh bapak- ibunya. Di lombok timur ini amatlah berbeda dengan situasi desa sebeok orong telu Sumbawa. Aya yang beberapa lama telah terbiasa hidup di sebeok dengan kondisi lingkungan yang sepi dan tenang , harus menghadapi situasi yang begitu rame dan bising suara kendaraan. Pada awal kedatangannya di lombok timur ia agak sedikit kaget dengan suara bising kendaraan yang lalu lalang di depan rumah dengan intensitas yang begitu sering. Ketika tidur dia sering terbangun dengan tiba-tiba saat terdengar kendaraan lewat. Namun lambat laun, akhirnya Aya mulai beradaptasi. Sudah bisa tidur nyenyak diantara kebisingan. Aya kadang memiliki kepribadian yang berubah – rubah atau moody. di saat hatinya lagi bolong ( baca: lagi tenang). Begitu lucu dan menggemaskan . celoteh-celotehnya begitu menyenangkan. Tetapi kalau lagi hatinya lagi tidak nyaman , dia akan menangis keras sampai bibirnya miring2. uniknya lagi, ketika digendong bapaknya sampai tertidur, dia selalu nyari ketiak bapaknya seperti mau berlindung di ketiak bapaknya. Ini mungkin saja akibat sewaktu hamil, ibunya sering nyidam mencium bau ketiak bapaknya Aya. Dari segi berat badan, Aya tergolong bongsor dengan pipi yang begitu tembem. Ini ditegaskan dengan ukuran baju yang menyamai ukuran anak usia 6- 9 Bulan.
tentunya,Kami tidak akan melewatkan momen-momen membesarkan dia. kami mendokumentasikan dengan foto dan video aktivitas kesehariannya lalu menyimpannya rapi agar dia nantinya memiliki dan tahu cerita serta kenangan masa kecilnya. Itu akan menjadi sebuah refleksi perjalanan hidupnya serta menjadi kebanggaannya.

Updated about 4 months ago · Comment ·

Ambar Mbok Jah Cantik

Ambar Mbok Jah Cantik

aya lucu banget sih………makannya apa ya ?????? pipinya kayax buapaknya……….
September 26, 2009 at 10:20am ·
Ayka M. Rahman

Ayka M. Rahman

senengnya,,,,jd pengen…
September 26, 2009 at 10:27am ·
Dompu Noerlaela Wahida

Dompu Noerlaela Wahida

aya putih,naka kulit afrika
September 26, 2009 at 11:13am ·
Emma Trianah

Emma Trianah

met Idul Fitri aya………….
September 26, 2009 at 11:24am ·
Viva Anggraeni

Viva Anggraeni

Naka & klrg.. maaf lahir batin ya.. Buat Aya : wah … udah 3 bulan ya ?? ck..ck.. cepet banget . Tau2 ntar udah sd..smp..sma. Nikmati masa2 lucunya Aya .. Selamat..!
September 26, 2009 at 4:08pm ·
Muhammad Sholihuddin

Muhammad Sholihuddin

cpet gede ya aya, lbaran thun depan adaptasi dg panasnya jawa,
Minal ‘aaidin wl faidzin bwt klg lombok
September 27, 2009 at 1:05am ·
Dian Perdania PermataSari

Dian Perdania PermataSari

Minal aidin wal faidzin bwt mas Naka skeluarga..
Mhn maaf lahir&batin..

Ya ampuun..
Dkasi maem apa tuh biar bs chubby ky aya??

September 27, 2009 at 5:20pm ·

Endah Wacil

Endah Wacil

horeee….bajunya udah muat sama aya…..dipakenya lucu banget ka….. Aku emang prediksi lebaran bajunya udah muat………^__^

September 28, 2009 at 11:47am ·

Antara Sukes dan Tohet

Di dunia ini kadangkala ditemui adanya kemiripan orang. Kadang ketika kita mengenali seseorang sepertinya kita sudah familiar sebelumnya. Entah itu sebuah dejavu ataukah memang ada kemiripan atau malah kembaran orang tersebut.Dalam perantauanku di sumbawa saat ini, aq pun merasa mengenali seseorang yang mirip dengan orang yang kukenali dalam kehidupanku sebelumnya. Ada seorang penjaga malam Puskesmas yang biasa di panggil Sukes walau nama aslinya Suparman. Sekilas dari perawakan dan Etos kerjanya mengingatkan aq pada Sosok Tohet seorang Porter perahu pada kawasan Wisata Songa Adventure Probolinggo.
Sukes hanyalah seorang lulusan Smp, dia bekerja sudah 2 tahun seiring dengan pembukaan puskesmas Orong Telu di Sebeok Sumbawa. Dia bertanggung jawab terhadap keamanan dan kebersihan Puskesmas. Pegawai yang masih Honorer ini , sebenarnya hanya bertugas pada malam hari tetapi kalau tenaganya dibutuhkan di siang hari dia tidak pernah keberatan. Diantara gaji yang tidak seberapa , tak pernah sekalipun mengeluh walau dalam hati kecilnya ada keinginan untuk diangkat jadi Pegawai Negeri. Soal etos kerja ,tidak usah diragukan lagi dia selalu siap membantu ketika di butuhkan. Dia adalah sosok pekerja keras dari sebuah kampung terpencil. Dimasa kecilnya diantara teman-temannya yang memiliki cita-cita selangit, semacam dokter, polosi maupun pejabat lain. Sukes kecil hanya memiliki cita-cita sederhana menjadi seorang Sopir. Sebuah kepolosan dengan melihat kondisi dirinya. Tapi jangan salah , saat ini dia adalah Jutawan yang tidak kentara. Diantara statusnya yang hanya penjaga malam ,dia memiliki 15 Sapi yang di pelihara secara lepas di ladangnya yang di tempuh 4 jam jalan kaki dari rumahnya. Dilihat dari harga pasaran sapi di Sumbawa yang berkisar Rp. 4 juta, bisa dihitung secara kasar asetnya mencapai 60 Juta. Tapi sosok Sukes tidak menunjukkan bahwa dia seorang yang memiliki asset Jutaan.

Jauh di tanah seberang , tepatnya di jawa timur ada seorang Tohet. Tohet adalah sosok yang aq kenal sewaktu masih bekerja di dunia outbound training dan sering berkegiatan di desa condong kec. Gading Probolinggo. Dia dengan kekuatan yang dimilikinya, bekerja sebagai porter yang mengangkut perahu yang sudah finis pengarungan jeram menuju gudang alat Songa Adventure. Dia adalah sosok pekerja keras juga. Selain jadi porter, dia juga kadang serabutan menjadi tukang bangunan dan lebih hebat lagi dengan training sebentar, dia bisa juga memasang peralatan Flying Fox serta membantu di perawatan peralatan paintball. Keahlian Plus-plus yang dimiliki seorang warga desa yang bisa menyamai kemampuan seorang mapala yang bertahun-tahun di gembleng. Seperti kebanyakan warga desa pelosok di probolinggo, dia juga memiliki hewan ternak sapi , Konon dia memiliki sampai 14 sapi. Seperti Sosok Popeye seorang tokoh kartun yang loyo kalau tidak makan sayuran, Tohet juga stamina dan vitalitasnya tergantung ama Nasi. Dia kalau makan bisa sampai 3 piring. Sesudah makan dia akan lebih giat bekerja.
Ada beberapa kesamaan antara Sukes dan Tohet. Diantaranya mereka berdua adalah sosok jutawan dengan asset jutaan tapi tidak kentara kalau istilah jawanya tidak “ ndayani”. Selain itu mereka adalah para pekerja keras dan pejuang kehidupan. Serta secara fisik ada kemiripan yakni mereka sama- sama – ( maaf )- agak MACHO ( maju Congore). Kita kadang perlu berkaca pada sosok-sosok seperti mereka untuk terus memperjuangkan hidup demi sebuah cita-cita dan pengharapan hidup.

11 September 2009

Updated about 5 months ago · Comment ·

Kul Lila

Kul Lila

io mas, koyok’e arek HMPL onok seng muka’e kayak gitu….

September 11, 2009 at 12:11pm ·

Agustusan di Desa Sebeok Sumbawa

Dua bulan kami meninggalkan Puskesmas Orong telu,tepat nya sejak akhir mei.akhirnya kami kembali pada tanggal 4 Agustus 2009. tenyata waktu tidak bergulir secara sia-sia, banyak perkembangan yang terjadi di sebeok pada umumnya dan puskesmas Orong telu pada khususnya. Puskesmas sedikit mengalami face off. Dari segi sumber daya manusia, telah terjadi penambahan pegawai, yaitu seorang Sarjana Kesehatan Masyarakat ( SKM) dan seorang perawat. Dari segi peralatan., Sudah ada penambahan peralatan vital yang selama ini dibutuhkan yaitu Sebuah Genset dan Sebuah Kulkas yang notabene bisa untuk penyimpanan Vaksin imunisasi. Sebab ketiadaan imunisasi di kecamatan Orong telu , ini menimbulkan kerawanan pada balita yang bisa saja menimbulkan Gizi buruk . seiring pertambahan pegawai , juga mulai dibangun 3 unit lagi rumah dinas. Waktu kita tinggalkan sebeok belum ada tapi ketika kami datang sudah hampir jadi pembangunannya. Mobil puskesmas Keliling Isuzu Sparta pun sudah nongkrong di depan Puskesmas setelah lama di tunggu-tunggu kedatangannya dalam upaya peningkatan layanan.
Saat ini gebyar perayaan Hari Kemerdekaan RI sudah mulai terasa , kegiatan agustusan mulai marak walau dalam kemasan ala orong telu. Kegiatan lomba – lomba juga makin terasa denyutnya.Waktu kemarin aq nonton pertandingan sepak bola ada hal yang bagiku menggelikan tapi kata orang sini sih hal biasa dan sudah menjadi peraturan disini. Pada pertandingan itu,ketika dalam 2 babak dimainkan dan belum ada pemenang maka di adakanlah Adu Tendangan Pinalti . kalo lazimnya adu tendangan penalti , kedua tim saling bergantian melakukan tendangan hingga sampai 5 penendang. Tapi disini satu team pertama langsung melakukan 5 tendangan ..baru gantian team kedua melakukan 5 tendangan. Jadi kesan dramatis dan ketegangan kurang begitu terasa. Padahal siaran pertandingan pertandingan sepak bola nasional maupun internasional sudah menjadi hiburan yang sering dinikmati melalui TV kabel disini.Tentu bukan hal yang asing untuk mengetahui aturan adu penalti. Tetapi inilah keunikan yang ada disini..jadi aq ingat seorang teman seorang guru olahraga Flamboyan Gawat Hidayat yg sekarang merantau di kalteng..ingin dia kuajak nonton pertandingan yang “lucu ” itu. tentu itu bisa jadi bahan penelitiannya.. Seperti di daerah belahan Indonesia yang lain, gairah masyarakat untuk mempercantik kampung juga tinggi. Masyarakat mulai mengecat pagar rumah dan mulai memasang umbul-umbul
Acara seni kecamatan Orong telu diadakan sangat meriah selama 7 malam berturut-turut . sejak tanggal 10 sampai tanggal 17 Agustus 2009. dilaksanakan di depan balai desa Sebeok. Beragam acara di tampilkan yaitu ,paduan suara, puisi serta aneka atraksi kemampuan anak-anak SD . selain itu ada acara untuk memfasilitasi orang2 dewasa untuk unjuk gigi diantaranya lomba kasidah dan lomba Karaoke. Lomba karaoke ini dikemas ala acara pencarian bintang di televisi. Ada deretan Super koment sekaligus juri yang memberikan komentarnya dan memberikan penilaian. Antusias peserta karaoke tinggi sekali..berbagai lagu di geber mulai dari dangdut sampai Pop.
Inilah sedikit potongan kegembiraan dalam usaha memeriahkan ulang tahun negeri ini. Setiap warga Negara dimana saja dari sabang sampai merauke berhak merayakan dan mengisi kemerdekaan sesuai dengan kearifan lokal masing-masing.
2 September 2009

Updated about 5 months ago · Comment ·

Astri Pramarini

Astri Pramarini

wah, asyik ya… ada banyak perbaikan. Semoga pelayanan puskesmas membaik dan kesehatan masyarakat tetap terjaga.
jangan lupa ASI Eksklusif :)
September 2, 2009 at 9:18pm ·
Hendra Ronaldo Putra Geografi

September 2, 2009 at 9:23pm ·
Sumai Wahyu Astuti

Sumai Wahyu Astuti

tgu kedatanganku yo pak
September 5, 2009 at 2:16pm ·

Menikmati Ramadhan di Orong Telu

Sudah dua Ramadhan yang kami lalui bersama sejak kami menikah. keduanya memiliki Nuansa yang berbeda dalam situasi dan kondisi yang berbeda pula. Ramadhan tahun lalu kami nikmati di Surabaya. Disaat itu aq yang kerja dan istriq belum bekerja serta tinggal di sebuah tempat kost di bilangan bendul merisi, kamipun masih menikmati “Euforia” pasangan muda yang belum di karunia anak. Jadi masih sering jalan-jalan kemana-mana berdua. Ramadhan Tahun ini harus kami lewatkan di desa Sebeok kecamatan Orong Telu Kabupaten Sumbawa. Tempat istriq jadi dokter gigi sedangkan aq belum bekerja lagi Dan kami sudah harus berbagi kebahagiaan dengan putri kami Nawaz Nurani Naka ( AYA ). Dan tinggal di sebuah Rumah Dinas Puskesmas di daerah katagori sangat terpencil dengan segala keterbatasan.
Di Sebeok, yang hampir semua warganya adalah pemeluk agama islam jadi ramadhan pun menjadi menu wajib untuk dinikmati.Namun dibandingkan dengan daerah lombok dan beberapa daerah di jawa, nuansa ramadhannya “kurang “ begitu Terasa. Hal ini di tunjukkan dalam beberapa sholat tarawih di awal ramadhan saja yang sepi. Saya bayangkan apalagi di tengah2 dan akhir ramadhan. Hanya 3 shaf barisan serta di dominasi kaum tua dan anak-anak. Kayaknya tarawih kurang begitu popular di kalangan anak muda berbanding terbalik dengan tempat nongkrong di perempatan jalan menuju masjid yang riuh dengan anak muda. Yang lebih membuat ada sesuatu yang kurang menurutku ialah dari tempat kami , tidak pernah mendengar suara adzan magrib tanda berbuka puasa padahal suara ngaji sebelum adzan nyaring terdengar. Di tambah disini tidak ada suara mengingatkan waktu imsak apalagi patroli keliling membangunkan sahur lazimnya di jawa. Jadi kami sering meraba-raba waktu berbuka dan imsak yang itu kemudian mengharuskan kami mencatat jadwal berbuka dan sahur dari jadwal sholat yang di keluarkan sebuah operator telekomunikasi yang tertempel di masjid. Namun yang agak melegakan, disini biasanya listrik mati pukul 02.00 Wita, selama ramadhan listrik menyala sampai pukul 06.00 Wita.
Sedekah
Unsur Budaya juga tak luput mewarnai nuansa ramadhan di sini. Diantara kurangnya nuansa ramadhan, disini ada budaya buka puasa bersama yang diadakan bergiliran per blok . Penjadwalan sudah di sepakati sebelum ramadhan. Acara ini dimulai dari hari pertama puasa. Tiap hari ada blok yang ngadain buka bersama mengundang orang di luar bloknya . yang terdiri dari 10-15 orang tergantung kemampuan tuan rumah. Ini dikenal dengan istilah Sedekah. Saya berkesempatan merasakan budaya ini. Kebetulan saya diundang oleh tetangga depan puskesmas untuk mengikuti buka puasa bersama di rumahnya. Kami mulai datang ke rumah yang mengundang kira-kira 10 menit sebelum waktu berbuka. Ternyata sudah ada 12 orang yang sudah datang kemudian ngobrol2 ringan .
saat waktu berbuka , minuman es buah dan rokok yang menjadi menu berbuka kemudian dilanjutkan dengan sholat berjamah. Setelah sholat, menu utama di hidangkan. Di depan kami sudah ada sebakul nasi, lauk mie dan ayam goreng, air aqua serta sayur “ sepat” makanan khas sumbawa , tidak ketinggalan sebuah kobokan cuci tangan untuk masing-masing orang. Berbeda dengan lombok yang boros piring dalam penyajian makanan, di sini terkesan boros bakul nasi. Karena masing-masing orang dapat jatah nasi sebakul. Karena masih asing, kucoba melirik cara makan dari orang di sebelah, ternyata orang di sebelah saya tanpa ba-bi-bu melahap makanan dengan lahap dan beberapa kali tambah, saya pun tak mau kalah..piring yang telah kosong beberapakali kuisi kembali. Sayur “sepat” yang berisi terong, pisang mentah, daun kelor dan beberapa sayuran yg tidak kutahu namanya kuhabiskan kuahnya.Konon kalau sudah makan “sepat” tidak mau pulang dari sumbawa. Hidangan utama sudah habis sambil ramah tamah ternyata masih keluar lagi pencuci mulut pisang dan teh hangat. Baru ketika waktu isyak akan tiba , semua orang pamit pulang. Kami pun masih di “hadiahi” sekotak jajan.
Inilah salah satu kekayaan budaya bangsa Indonesia. Dimana tiap daerah punya ciri khas tersendiri. Ini sekaligus pelipur lara menikmati nuansa ramadhan.

31 Agustus 2009

Updated about 5 months ago · Comment ·

Lutfi Jinjeng

Lutfi Jinjeng

hebat…..
August 31, 2009 at 3:06pm ·
Emma Trianah

Emma Trianah

wadohh pembaca ngiriii gituloh
August 31, 2009 at 3:54pm ·
Naka Banget

Naka Banget

ha..ha…
August 31, 2009 at 3:55pm ·
Retno Setyanta

Retno Setyanta

Nek pean sing adzan ae piye?
August 31, 2009 at 4:52pm ·
Yassin Arief

Yassin Arief

yup…setuju ret…naka sing adzan
August 31, 2009 at 5:40pm ·
Putri Yaani

Putri Yaani

Nice notes…dua jempol buat ka naka..
August 31, 2009 at 6:36pm ·
Ambar Mbok Jah Cantik

Ambar Mbok Jah Cantik

semangat …sahabat, surabaya jadi sepi tanpa ada dirimu,,motor 98 yang hilang….
August 31, 2009 at 7:20pm ·
Ully Junitasari

Ully Junitasari

So sweat mas… Kykny pas deh jd penulis coba kirimkan ke mjlh mas hehehe…
August 31, 2009 at 9:22pm ·
Naka Banget

Naka Banget

sek-sekyu..kamu mau tak adzani ta?he..he..
August 31, 2009 at 9:24pm ·
Gawat Hidayat

Gawat Hidayat

Lega rasanya ka, biar terpencil selera makanmu g berubah.., semoga sehat selalu. Doaku menyertaimu.
September 2, 2009 at 12:19am ·

Dua bulan Nawaz Nurani Naka

Kehidupan berjalan begitu cepat dan kadangkala kita tidak menyadarinya. Tetapi aq adalah sedikit orang yang mencoba menikmati hari- hari untuk mengamati perkembangan buah hati kami. Tinggal di pelosok desa dan belum ada kesibukan berarti hingga aq begitu jelas dapat melihat perubahan dan pertumbuhan anak ku. 20 Agustus 2009 , tepat sudah dua bulan putri pertama kami Nawaz Nurani Naka ( Aya ).
Ada beberapa perkembangan yang tampak jelas pada diri Aya. Yakni secara Fisik dan secara Emosional. Secara Fisik, anakku termasuk golongan “ si berat” dalam usia dua bulan berat badannya sudah mencapai 5, 8 Kg artinya tiap dua minggu dia naik 0,5 Kg. kalau panjang tubuhnya sepertinya sudah makin panjang tapi belum sempat terukur secara pasti. karena mengikuti bapaknya, bulu alisnya tumbuh lebat dan tebal kemudian rambutnya juga tebal dan sedikit ikal. Pipinya yang keliatan banget tembemnya itu yang bikin gemes orang yang melihatnya. Saking tembem pipinya, hidungnya jadi “ tenggelam”. Alhamdulilah kulitnya mengikuti kulit ibunya jadi lebih bersih dan kuning langsat. Ada yang menggelitik, aya kalau tidur sangat “ atraktif”. Dia yang sering di selimuti dalam waktu yang tidak begitu lama, dia sudah berubah posisi dan selimutnya sudah terlepas. Sampai sejauh ini Aya sudah melakukan Vaksin Imunisasi HB, BCG,Polio Dan DPT.Kalau secara Emosional, Aya sekarang lebih sensitif dan lebih pingin dekat ibunya . dia sepertinya tahu kalo ditinggal kerja, seperti tidak mau ditinggal lama. Tapi kadangkala dia bisa maen sendiri di saat dia bangun tidur dan hatinya lagi “ bolong”. Aya tak jarang melakukan hal yang lucu ..ia sudah mulai belajar ngomong walau Cuma sekedar Ah..uh .dengan bibir di monyongkan seolah-olah mau bercerita sesuatu. Sang bidadari kecilku ini juga sudah bisa menikmati enaknya mandi air hangat..di saat awal kelahirannya dulu , tiap dimandikan pasti nangis tapi sekarang malah menikmati dan ketika diangkat dari bak mandi malah nangis.
Itu sekelumit perkembangan Nawaz Nurani Naka, kami sangat bahagia bisa melihat dan merekam masa tumbuh kembang buah hati kami menjadi gadis yang diharapkan.

23 Agustus 2009

Written about 6 months ago · Comment ·

Dompu Noerlaela Wahida

Dompu Noerlaela Wahida

yah selamat menjlnkni hari2 yang menyenangkan
August 23, 2009 at 6:06pm ·
Imam Santoso

Imam Santoso

wah skarang jadi pengamatan bayi
August 23, 2009 at 6:12pm ·
Ayka M. Rahman

Ayka M. Rahman

Congrat ya bang….
kapan si kecil dikenalkan ke aku??
August 23, 2009 at 6:28pm ·
Viva Anggraeni

Viva Anggraeni

alhamdulillah.. jadi bisa membayangkan waktu dikaruniai gadis kecilku .. 14 thn yg silam, Allah begitu memanjakan diri ini dgn memberi sepasang putra putri..Semoga Rasa Syukur atas karuniaNya juga menghinggapi Naka dan istri (siapa nama mama Aya ? salam kenal ya ..?), insyaAllah Aya mjd anak yg saleha dan menjd penyenang hati Papa Naka & mama yaa .. amiin.
August 24, 2009 at 2:38am ·
Dian Perdania PermataSari

Dian Perdania PermataSari

Nduutt bgt si aya??
Jd pgn gendong mas!
Tak gendong kemana-mana hehehe..
August 24, 2009 at 1:51pm ·
Nur Muharomah

Nur Muharomah

yo ngono biar tau susahx ngramut ank,g cm bkin ank aj hobix,wkwkwk
lha ankm pke asi tah koq g mau lpas dr makx?!
August 24, 2009 at 4:50pm ·
Edi Padang S

Edi Padang S

alhamdulillah.. smg tambah sehat2 ae…..
August 24, 2009 at 5:54pm ·
Rahma Waty Sity

Rahma Waty Sity

ihhhhh lucu ne kayak sopo ya..
August 27, 2009 at 7:36am ·
Meitri Indra

Meitri Indra

slamat ya, moga jadi anak yg solehah..
August 27, 2009 at 2:29pm ·
Amir Burhannudin

Amir Burhannudin

Pengeeeennn….
August 30, 2009 at 3:08pm ·